AMI Medan Penuhi Syarat Sekolah Maritim


Akademi Maritim Indonesia (AMI) medan dinilai telah memenuhi syarat sebagai sekolah maritim. Saat ini sedang menjalani audit untuk memenuhi ketentuan International Maritime Organization (IMO).

“Kita sedang melakukan audit berdasarkan standart internasional sesuai ketentuan Standart of Trainning Certification and Watchkeeping (STCW), dan standar nasional berdasarkan peraturan Kementrian Perhubungan Nomor 70,” ujar salah seorang tim audit Radzaman, ATT-I, M.Sc, saat melakukan audit di Kampus AMI Medan Jalan Bridjend Bejo d/h Pertempuran No. 125 Pulo Brayan Medan, Kamis (13/3).

Tim Audit terdiri dari Capt. Amir Makbul, Capt. Desi Yuli Ariyani dari Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan DJPL, dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut BPSDM Perhubungan.

Selain itu audit juga mengacu kepada standar pendidikan nasional, yakni standar isi, proses, kompetensi, pembiayaan dan lainnya. ”Kalau kami lihat secara global komitmen dari AMI Medan terlihat adanya keinginan untuk mengembangkan bagaimana calon pelaut memenuhi standar-standar yang ditentukan, “ kata Radzaman, seraya menambahkan walaupun diakui masih ada beberapa yang harus dilengkapi, tetapi itu hanya minor saja.

Tetapi jika dilihat secara komitmennya melengkapi fasilitas kuliah diantaranya, pengadaan simulator bridge, Full Mission Engine Room Simulator yang terkoneksi dengan Full Mission Bridge Simulator. Ïni adalah hal-hal yang penting dan sesuai implementasi STCW 2010, sehingga kompetensi yang melekat sesuai IMO benar-benar diberikan kepada peserta didik,” katanya.

Sehingga, lanjutnya para mahasiswa memiliki kompetensi dan keahlian sesuai standar yang diinginkan internasional. “Sebahagian besar persyaratan AMI sebagai sekolah maritime sudah baik,” kata Radzaman.

Auditor lainnya Amir Makbul menambahkan, pemenuhan standar bagi lembaga pendidikan ilmu kepelautan itu adalah suatu kewajiban, termasuk AMI Medan. Pemenuhan standar yang sudah dilakukan dibuktikan dengan diterbitkannya Approval dari lembaga yang ditunjuk pemerintah yakni Direktorat Perhubungan Laut untuk mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan peraturan internasional.

AMI Medan sudah diterbitkan Approvel yang masa berlakunya lima tahun dan sudah diperpanjang yang ketiga kali. Artinya sepanjang perjalanan AMI Medan, sudah dianggap memenuhi. Pelaksanaan audit ini adalah bukti pemerintah juga mengawasi bahwa AMI Medan tetap sesuai standar.