Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan menerim kunjungan DPP INAMPA (Indonesian National Maritima Pilots Association) yang ingin berperan memberikan motivasi pendidikan terkait dengan dunia maritim.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung President Inampa Pasoroan Herman Harianja pada Jumat (28/2), didampingi para pengurus lainnya dan diterima oleh Capt. Dafid Ginting, Direktur AMI Medan.

Pada kesempatan tersebut Herman menyatakan bahwa peran Akademi Maritim sangat penting untuk mencetak kader baru sebagai perwira dek dan mesin di kapal, maupun agen pelayaran nantinya.

Sedangkan Inampa sendiri sebagai organisasi, memiliki peran menjadi tempat berkumpul para pandu seluruh indonesia, juga untuk mensupport kebutuhan pandu bagi yang memerlukan.

“Kami sudah banyak bekerjasama dengan pihak lain untuk panduan kapal,” ujarnya.

Herman mengungkapkan, seorang pandu harus mempunyai kemampuan komunikasi berbahasa Inggris, bisa kolaborasi dan pro aktif, karena hal ini terkait mengendalikan peranan di kapal.

Sebagai catatan, untuk warga Asia Tenggara, Indonesia nomor dua
malas membaca, tentu hal ini harus disikapi oleh para taruna, jangan sampai ikutan malas .

Kedepan, kata Herman, perlu dilakukan kerjasama antara Ami dengan Inampa, terkait dengan pelatihan pandu, sebab perlu pembekalan.

Menegnai hal ini Capt. Dafid pun menyambut dengan senang hati. Dia berjanji akan mengagendakannya.

“Kami juga selalu mengingatkan para taruna untuk bisa berkomunikasi berkolaborasi berkreasi secara kritis.

“Artinya, jika taruna sudah bekerja, apakah di kapal, maupun didarat, tentu hal itu yang dilakukan, untuk menuju sukses, juga dibarengi dengan karakter yang baik.

Dafid menambahkan bahwa fasilitas di AMI Medan sudah cukup memadai. “Sudah komputerisasi, ujian bahasa Inggris juga wajib,” ungkapnya.

AMI tahun 2019 telah melantik 146 taruna. “Kami terus menerus memantau para lulusan, jika belum ada yang memperoleh tempat kerja, mereka mesti lapor ke kampus untuk kami sikapi,” kata Dafid sembari menceritakan jika lulusan AMI sudah banyak yang mengisi ruang kerja di Pertamina, perusahaan pelayaran dan institusi lainnya.(rat/ow)